Instagram -->

Rabu, 01 Juni 2011

JANJI TUHAN "DIA tak pernah tinggalkan kita"

Tak jarang kita harus menghadapi keadaan terbalik. Kita berharap hal yang baik terjadi, tapi yang hal buruk yang justru muncul. Kita berharap impian kita segera terwujud, tapi kenyataan berkata beda. Kenyataan yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Dengan situasi seperti itu, begitu mudahnya bagi kita untuk mengalami kekecewaan.

Bersikap positif saat mengalami kekecewaan adalah solusi terbaik. Mempercayai bahwa pertolongan Tuhan akan tiba tepat pada waktunya. Memiliki keyakinan yang kuat bahwa Ia tidak pernah meninggalkan kita sendiri. Memiliki iman bahwa penyertaan-Nya selalu ada saat kita harus berjalan dalam masa-masa kekelaman. Di atas semuanya itu, mempercayai janji Tuhan bahwa air Mara yang pahit bisa diubah Tuhan menjadi manis. Demikian juga masa-masa pahit yang kita alami sekarang ini bisa diubah menjadi masa yang indah.

Tak ada yang terlalu sulit bagi Tuhan untuk mengubah “Mara” kita menjadi keindahan.

Selasa, 31 Mei 2011

Tuhan Sediakan Kopinya

Sekelompok alumni, yang sangat mapan dalam karir, berkumpul dan mengunjungi professor mereka di universitas. Pembicaraan hangat mulai terjadi dan mengarah bagaimana mereka mengeluh tentang tekanan dalam hidup dan pekerjaan mereka.

Profesor itu menawarkan tamu-tamunya kopi, lalu dia pergi ke dapur dan kembali dengan seteko kopi dan bermacam-macam cangkir – poselain, plastik, beling, kristal, beberapa terlihat biasa, beberapa mahal, dan beberapa tampak indah – lalu meminta mereka untuk menuang kopinya sendiri.

Ketika semua mantan muridnya itu sudah memegang cangkir kopi ditangannya, professor berkata:

“Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal di gunakan, dan menyisakan cangkir yang mudah dan biasa saja. Meskipun normal kalau kamu ingin yang terbaik untuk diri sendiri, namun itu menjadi sumber masalah dan stress kamu.

Yakinlah bahwa cangkir itu sendiri tidak menambah kualitas kopi itu. Dalam kebanyakan kasus hanya lebih mahal dan dalam beberapa kasus malah menyembunyikan apa yang kita makan.

Apa yang kamu inginkan sebenarnya adalah kopi, bukan cangkirnya, tetapi kamu terfokus pada cangkir yang terbaik… Dan kemudian kamu mulai melihat kopi orang lain.

Sekarang pertimbangkanlah hal ini: Kehidupan itu adalah kopinya; pekerjaan, uang dan posisi dalam komunitas adalah cangkirnya. Mereka hanyalah alat untuk menampung dan tidak mengandung kehidupan, dan tipe cangkir yang kita miliki tidak mendefinisikan siapa kita, dan tidak juga mengubah kualitas kehidupan yang kita jalani.

Kadang-kadang, dengan konsentrasi hanya pada cangkir, kita gagal menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita.”

Tuhan menyediakan kopinya, bukan cangkirnya… Nikmati kopi Anda!

“Orang paling bahagia bukanlah mereka yang mendapatkan semua yang terbaik, tetapi mereka yang melakukan yang terbaik dengan semua yang mereka dapatkan.”

Hiduplah sederhana.
Kasihilah dengan murah hati.
Berikan kepedulian yang tulus.
Bicaralah yang manis.
Dan serahkan sisanya kepada Tuhan.

Senin, 30 Mei 2011

when i see your smile

Senyum mungkin bagi kita adalah hal yang sederhana dan mudah, cukup menarik sudut bibir ke arah samping dan menampakkan gigi. Namun tidak sesederhana itu, kadang tersenyum saat-saat tertentu sangatlah sulit. Terlebih jika kita tidak “mood” untuk tersenyum.


Senyum mempunyai hubungan erat dengan karakter seseorang, karena tidak sedikit ditemukan sifat individu yang “murah senyum”. Senyum banyak dikaitkan dengan perasaan hati, kondisi jiwa dan mood. Senyum dapat mempengaruhi kesehatan, tingkat stres dan daya tarik kita. Senyum juga dipercaya sebagai salah satu jalan jika ingin awet muda. Senyum diketahui mempunyai manfaat untuk kesehatan, di antaranya yaitu :

1. Senyum membuat kita lebih menarik. Kita akan selalu tertarik pada orang yang selalu tersenyum. Orang yang selalu tersenyum punya daya tarik tersendiri. Wajah yang berkerut, cemberut, membuat orang menjauh dari kita , tetapi sebaliknya senyum bisa membuat mereka tertarik
.
2. Senyum mengubah mood kita. Ketika kita merasa jatuh atau “down” cobalah untuk tersenyum. Mungkin saja mood kita akan berubah menjadi lebih baik.

3. Senyum dapat merangsang orang lain tersenyum. Ketika seseorang tersenyum maka senyum tersebut akan membuat suasana menjadi lebih cerah, mengubah mood orang lain yang ada disekitarnya dan membuat semua orang menjadi senang. Orang yang suka tersenyum membawa kebahagiaan buat orang yang ada di sekitarnya. Seringlah tersenyum maka anda akan disukai oleh banyak orang.

4. Senyum dapat mengurangi stres. Stres secara nyata dapat muncul di wajah anda. Senyum membantu mencegah kesan bahwa kita sebenarnya sedang lelah atau merasa “down”. Jika anda sedang stres cobalah untuk tersenyum, maka stres anda akan berkurang dan anda akan merasa lebih baik untuk membuat langkah selanjutnya.

5. Senyum meningkatkan sistem imun (kekebalan) tubuh anda. Senyum dapat membantu kerja imun tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Ketika anda tersenyum, fungsi imun meningkatkan kemungkinan anda menjadi lebih rileks.

6. Senyum menurunkan tekanan darah anda. Ketika anda tersenyum, maka tekanan darah anda akan menurun. Jika anda tak percaya, anda boleh mencobanya sendiri, jika anda memiliki alat pengukur tekanan darah di rumah anda.

7. Senyum mengeluarkan endorphins (pereda rasa sakit secara alami) dan serotonin. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa senyum dapat merangsang pengeluaran endorphin, pereda rasa sakit yang alami, serta serotonin. Senyum memang obat yang alami.

8. Senyum dapat melenturkan kulit wajah dan membuat anda terlihat lebih muda. Otot-otot yang digunakan untuk tersenyum ikut membuat anda terlihat lebih muda. Jika anda ingin sesuatu yang beda, maka berikan senyum anda sepanjang hari, maka anda akan terlihat lebih muda dan merasa lebih baik.

9. Senyum membuat anda tampak sukses. Orang yang tersenyum terlihat lebih percaya diri dalam menjalani hidupnya. Cobalah tersenyum saat anda melakukan pertemuan dan saat ada janji. Rekan-rekan kerja, sahabat, orang-orang terdekat anda akan merasakan sesuatu yang berbeda.

10. Senyum membuat anda tetap positif. Senyumlah! Lalu sekarang cobalah berpikir sesuatu yang negatif tanpa berhenti tersenyum. Sulitkan? Karena ketika anda tersenyum maka senyum tersebut akan mengirimkan sinyal ke tubuh anda bahwa “hidup anda saat ini baik-baik saja”.

"istri ane gan"

Maka jauhkan diri anda dari depresi, stres dan rasa khawatir dengan satu kata yaitu “senyum”, tentu saja dengan memberikan senyum pada tempat dan suasana yang tepat. Jika berlebihan, maka orang lain akan menganggap anda kurang waras. Satu hal lagi karena dengan tersenyum anda mendapatkan satu nilai shadaqah.Sudahkan anda tersenyum hari ini?

Minggu, 29 Mei 2011

give spirit to other with smile

by Tia PraMesti Nj on Sunday, May 29, 2011 at 11:07am
editing : mr.peox
"Berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang berhasil tapi berusahalah menjadi manusia yang berguna".
by :mbah Einstein
Semangat itu masih belum berkobar. Masih ada keraguan di antara kita. Masihkah ada yang mengganjal di hati kaliyan? Aku di sini tak ada apa – apa tanpa kaliyan. Tak bisa berdiri sendiri. Kita tim kawan! Satu janji itu sudah kita ucapkan saat itu. Sudahkah lupa? Hari itu semakin dekat, semakin dekat, dan mendekat. Kita berbeda, tapi tujuan kita sama. Untuk apa memperdebatkan yang tak penting sekarang.



Bangkitlah kawan! Kobarkan semangat itu, SENYUM itu. Ikhlaskan dalam hati untuk saling memiliki. Perlukah suatu hentakan keras untuk menyadari semua? Tentu tidak kawan! Kita sukarela, dengan suka hati berada disini dan rela menghabiskan sedikit waktu kita untuk bersama. Bersama, kita bisa!!!!.

"Jangan batasi kebaikan yang bisa Anda lakukan karena itu akan membatasi kebesaran yang bisa Anda capai".
(Mario Teguh)

Tak ada pilihan! Tak bisa memilih lagi untuk goyah kawan!
Berat itu akan ringan jika kita bersama, dan kita sudah memilih untuk bekerja keras di awal. Dan hasil yang indah di akhir. Kerja keras kita bukan untukku, bukan untuk kaliyan,tapi  kerja keras kita untuk 
KITA UNTUK KITA!



Kesalahan kemaren adalah sebuah sejarah, diingat untuk diperbaiki. Kesalahan untuk menjadi lebih baik, tapi tak untuk diulang kedua kali. Lupakan sejenak rasa lelah, rasa kecewa, rasa tidak adil atau rasa sesak. Lapangkan dada dan bangkitlah kawan! Berikan semangat untuk yang lain dengan senyummu.
"Tetapkanlah diri Anda sebagai sahabat bagi kebaikan orang lain, Lalu perhatikan apa yang terjadi."
(Mario Teguh)


GIVE SPIRIT TO OTHER WITH SMILE!!  

Sabtu, 28 Mei 2011

AKAR DAN SAYAP

Seorang wanita bijak pernah berkata seperti ini, “Hanya dua warisan yang bisa kita berikan kepada anak-anak kita. Yang satu adalah akar dan yang satunya lagi adalah sayap.” Sederet tulisan yang ditulis Hodding Carter tersebut menyimpan arti bahwa kita sebagai orang tua sudah seharusnya menanamkan akar yaitu sikap positif yang kuat, penanaman nilai-nilai kebenaran dan hidup takut akan Tuhan. Sementara memberikan “sayap” berarti menjadi orang tua yang memberikan kebebasan yang bertanggung jawab dalam diri anak kita untuk mengembangkan potensi dan kreativitas mereka.

Hanya sayang, fakta yang terjadi seringkali justru bertolak belakang. Penganiayaan terhadap anak seringkali menjadi “cara mendidik” bagi para orang tua yang selalu menganggap bahwa anak adalah milik mereka termasuk pola asuh adalah hak mereka seratus persen. Penganiayaan secara fisik dan psikis terhadap anak menjadi kasus yang seringkali terjadi. Sungguh memprihatinkan melihat orang tua yang menerapkan pola asuh secara salah seperti ini.

Seharusnya kita tahu bahwa anak adalah titipan Tuhan. Jadi, bagaimanapun juga kita tidak bisa bertindak semena-mena, sebaliknya kita harus bertanggung jawab kepada Tuhan. Menurut teori, melahirkan anak itu mudah, lebih mudah lagi jika melalui proses operasi. Tapi untuk membesarkan dan mendidiknya, itulah yang tidak mudah. Perlu kasih, kesabaran, ketulusan, ketelatenan juga keteladanan untuk membuat mereka menjadi anak yang takut akan Tuhan di kelak kemudian hari. Bagi kita yang terlalu menuntut anak untuk menjadi ini dan itu, perkataan Walter Schirna ini mungkin bisa menjadi inspirasi bagi kita, “Anda tidak membesarkan pahlawan. Anda membesarkan anak. Jika Anda memperlakukan mereka sebagai anak, mereka akan menjadi pahlawan, paling tidak bagi diri Anda sendiri.” Sudahkah kita mewariskan akar yang kuat bagi anak kita? Sudahkah kita mewariskan sayap yang membuat mereka terbang?
Tanamkan akar dan tumbuhkan sayap, maka anak kita akan jadi pahlawan.

Selasa, 24 Mei 2011

Keindahan dalam Berbagi



Bacaan: Kisah Para Rasul 4:32-37

Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, ...- Kisah Para Rasul 4:32


Ada keindahan dalam berbagi. Sebagai tubuh Kristus, berbagi hidup seharusnya menjadi warna kehidupan kita. Gaya hidup yang berbagi terlihat begitu jelas 
dalam kehidupan jemaat mula-mula. Alkitab menyatakan bahwa mereka berbagi dalam segala hal. Yang kaya berbagi dengan yang miskin. Yang sedang berbahagia membagikan kegembiraannya, sementara yang sedang berdukacita berbagi kesedihan.
Ada keindahan dalam berbagi. Jika kita sedang menghadapi masalah yang pelik, berbagi kesedihan kadangkala merupakan solusi terbaik. Jika dibagikan, kesedihan akan tinggal separuhnya saja. Tak seharusnya kita menanggung beban hidup itu sendirian. Selama ada tangan yang terulur. Selama masih ada bahu tempat kita bersandar. Selama ada saudara-saudara seiman yang begitu peduli dengan kita, mengapa kita harus menangung semua kesedihan itu sendirian?

Ada keindahan dalam berbagi. Jika kita sedang mengalami kegembiraan besar, jangan simpan kegembiraan itu hanya untuk diri kita sendiri. Bagikan kegembiraan itu kepada yang lain. Percayalah, kegembiraan yang kita rasakan akan berlipat ganda. Paulus menyatakan hal ini dengan kalimat sederhana, “Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita.”
Ada keindahan dalam berbagi. Saat berbagi dalam kesedihan, kita tidak akan merasa sendirian. Saat berbagi dalam kegembiraan, kita akan selalu ingat orang-
orang yang ada di sekeliling kita. Ada keindahan dalam berbagi. Sebuah gaya hidup yang akan menciptakan kebersamaan, di sisi yang lain, akan memupus 
keegoisan dan sikap apatis. Yesus tahu keindahan dalam berbagi. Ia berbagi kesedihan dengan murid-muridNya saat Ia berada di taman Getsemani, tapi Ia juga berbagi kegembiraan dengan murid-murid-Nya saat bersukacita. Itulah keindahan berbagi. Saya ingin kita semua belajar untuk berbagi.

Bila dibagikan, kesedihan akan tinggal separonya, dan kegembiraan akan berlipat ganda. - Pepatah Indian

Minggu, 22 Mei 2011

Anda Dibentuk untuk Keluarga

hal ini saya tulis buat temen2 dan sahabat saya yang jauh disana, yang sekarang sedang bekerja banting tulang untuk keluarga, mungkin juga untuk masa depan masing-masing pribadi...

saya cuma pengen nulis aja sich,,,
 Di Surga, Allah tidak akan berkata, "Ceritakan pada-Ku tentang cariermu, tabunganmu, dan hobimu."
Sebaliknya Allah akan meninjau bagaimana Anda memperlakukan orang lain, khususnya orang-orang yang membutuhkan pertolongan.

Yesus berkata, bahwa cara mengasihi Dia adalah dengan memperhatikan kebutuhan-kebutuhan sehari-hari mereka.

"...Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari SaudaraKu yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku ..(Galatia 5:6)


















Mungkin kita emang punya pendapat, bahwa segala upaya kita, untuk keluarga,,,tapi satu hal yang perlu kita ingat, kita juga punya saudara di luar sana, entah kita kenal atau tidak, tapi kita semua manusia di hadapan Allah itu semua sama...jadi janganlah kita berlelah untuk menyombongkan diri kita masing-masing dengan apa yang kita punya,,,apakah yang dapat kita lakukan buat mereka??lakukanlah itu!



apa yang kita rasakan ketika kita lihat keadaan seperti ini :???


apakah terbesit di pikiran mereka, jika mereka harus menanggung beban seperti ini??
jika saja, sewaktu kita lahir kita bisa memilih.....mungkin ceritanya akan berbeda...
kata orang hidup itu indah, yah mungkin bagi orang yang serba punya,,,apakah pernah kita berpikir, jika kita di posisi mereka???apakah kita masih bisa tersenyum seperti mereka menjalani hidup???

Jaman sekarang banyak sekali manusia yang lalai akan rasa ini, yah kamu benar,, "Tenggang Rasa" kata ini sering banget muncul di telinga kita ketika  SD dan SMP,,,
Dua kata ini yang sudah mulai luntur di kehidupan masing-masing orang di sekitar kita...Apakah ini tanda Akhir Zaman????